Dukung Ketahanan Pangan, Babinsa Simpang Kanan Terjun Langsung Gemburkan Tanah dan Basmi Gulma Tanaman Mentimun
![]() |
| Babinsa dari Koramil 0109-04/Simpang Kanan, turun langsung ke lahan pertanian milik warga Desa Pakiraman, Kecamatan Simpang Kanan, untuk membantu proses penggemburan tanah |
Di bawah terik matahari, Serda Malik tampak tak ragu memegang cangkul dan alat pertanian lainnya. Ia membaur bersama petani, mengolah tanah yang mulai mengeras akibat cuaca panas beberapa hari terakhir. Tanah yang gembur menjadi faktor penting agar akar tanaman mentimun dapat tumbuh optimal dan menghasilkan panen maksimal.
Kehadiran Babinsa di tengah sawah bukan sekadar simbol pendampingan, tetapi wujud nyata kemanunggalan TNI dengan rakyat. Dengan langkah sigap, ia membantu mencabut gulma liar yang tumbuh di sela-sela tanaman. Gulma tersebut berpotensi menghambat pertumbuhan mentimun karena menyerap unsur hara yang seharusnya diperuntukkan bagi tanaman utama.
Suasana kebersamaan terlihat akrab. Canda ringan dan kerja gotong royong membuat pekerjaan terasa lebih cepat selesai. Petani pun merasa terbantu, terlebih pada masa perawatan tanaman yang membutuhkan tenaga ekstra.
Menurut Serda Malik, pendampingan pertanian merupakan bagian dari tugas Babinsa dalam mendukung ketahanan pangan wilayah. Ia menilai keberhasilan petani berdampak langsung terhadap kesejahteran masyarakat desa.
Kegiatan seperti ini rutin dilakukan sebagai bentuk kepedulian terhadap warga binaan, sekaligus mempererat hubungan antara aparat teritorial dan masyarakat. Dengan terjun langsung ke lapangan, Babinsa dapat mengetahui kendala yang dihadapi petani, mulai dari kondisi tanah hingga perawatan tanaman.
Upaya sederhana tersebut membawa dampak besar. Tanaman mentimun terlihat lebih bersih, rapi, dan siap memasuki masa pertumbuhan berikutnya. Harapannya, hasil panen nanti meningkat dan mampu menambah pendapatan keluarga petani.

Posting Komentar untuk "Dukung Ketahanan Pangan, Babinsa Simpang Kanan Terjun Langsung Gemburkan Tanah dan Basmi Gulma Tanaman Mentimun"