Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Wujudkan Ekonomi Kerakyatan, Dandim 0109/Aceh Singkil Hadiri Groundbreaking 800 Gerai Koperasi Merah Putih Serentak Bersama Menteri Koperasi RI

Forkopimda Aceh Singkil menghadiri kegiatan Zoom Groundbreaking (peletakan batu pertama) pembangunan fisik 800 gerai, pergudangan, dan fasilitas pendukung Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih
ACEH SINGKIL – Komandan Kodim 0109/Aceh Singkil Letkol Kav M. Aminudin, S.T., M.I.P. bersama Forkopimda Aceh Singkil menghadiri kegiatan Zoom Groundbreaking (peletakan batu pertama) pembangunan fisik 800 gerai, pergudangan, dan fasilitas pendukung Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih yang dilaksanakan secara serentak di seluruh Indonesia, termasuk di Kabupaten Aceh Singkil, Jumat (17/10/2025).

Kegiatan nasional ini diinisiasi oleh Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (Kemenkop UKM) yang dipimpin langsung oleh Menteri Koperasi dan UKM Republik Indonesia, Dr. Fery Joko Juliantono, S.E., Ak., M.Si. melalui sambungan virtual bersama seluruh kepala daerah, unsur Forkopimda, dan perwakilan koperasi di setiap kabupaten/kota.

Di Kabupaten Aceh Singkil, kegiatan zoom meeting tersebut berlangsung di dua lokasi berbeda yaitu Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih Syariah Desa Bukit Harapan Kecamatan Gunung Meriah dan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih Desa Singkohor Kecamatan Singkohor dan dihadiri oleh unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) dan Forkopimcam, di antaranya Bupati Aceh Singkil, Kapolres Aceh Singkil, Dandim 0109/Aceh Singkil, Kajari Aceh Singkil, Ketua DPRK, serta sejumlah kepala instansi terkait.

Pembangunan serentak ini menjadi langkah strategis pemerintah dalam memperkuat pondasi ekonomi kerakyatan melalui keberadaan koperasi modern yang terintegrasi secara digital dan memiliki jaringan distribusi yang luas hingga ke tingkat desa dan kelurahan.

Dalam kesempatan tersebut, Dandim 0109/Aceh Singkil Letkol Kav M. Aminudin menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan wujud nyata sinergi antara pemerintah pusat dan daerah dalam menggerakkan potensi ekonomi masyarakat. Menurutnya, koperasi harus menjadi garda terdepan dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa melalui sistem yang transparan, mandiri, dan produktif.

Melalui pembangunan fisik 800 gerai dan pergudangan koperasi ini, diharapkan mampu menciptakan lapangan kerja baru, memperkuat ketahanan pangan daerah, serta membuka akses pasar yang lebih luas bagi produk-produk lokal, terutama hasil pertanian dan UMKM di tingkat desa.

Program Koperasi Merah Putih sendiri merupakan implementasi nyata dari semangat gotong royong ekonomi rakyat yang mengedepankan kolaborasi antara pelaku usaha kecil, koperasi, serta dukungan TNI dan pemerintah daerah dalam membangun kemandirian ekonomi nasional.

Dalam sambutannya secara daring, Menteri Koperasi Dr. Fery Joko Juliantono menekankan pentingnya pembangunan koperasi yang berorientasi pada digitalisasi dan efisiensi logistik. Melalui proyek nasional ini, pemerintah menargetkan setiap koperasi di daerah dapat memiliki pusat distribusi dan sistem manajemen terpadu, sehingga mampu bersaing di era ekonomi modern.

Koperasi adalah soko guru perekonomian nasional, sebagaimana diamanatkan dalam Pasal 33 Undang-Undang Dasar 1945. Pembangunan 800 koperasi desa ini merupakan wujud nyata dari komitmen pemerintah dalam memperkuat ekonomi rakyat dari akar rumput dari desa untuk Indonesia.

Melalui program ini, kita ingin menghadirkan koperasi modern, yang dikelola secara profesional, adaptif terhadap teknologi digital, serta mampu menjadi pusat kegiatan ekonomi masyarakat desa, koperasi bukan hanya tempat simpan pinjam, tetapi juga pusat produksi, pemasaran, dan inovasi usaha masyarakat.

Kita ingin koperasi menjadi rumah ekonomi bagi petani, nelayan, UMKM, perempuan, dan generasi muda desa. Koperasi desa harus menjadi penggerak utama ekonomi lokal, membuka lapangan kerja, dan menjaga keberlanjutan sumber daya desa.

Pembangunan 800 koperasi desa ini bukan sekadar proyek fisik, tetapi juga pembangunan jiwa gotong royong, kemandirian, dan keadilan ekonomi. Pemerintah akan terus mendampingi koperasi desa melalui pelatihan manajemen, pembiayaan, digitalisasi, dan jejaring pasar nasional hingga internasional.

Saya mengajak seluruh pemangku kepentingan pemerintah daerah, dunia usaha, akademisi, dan masyarakat untuk bersinergi dalam membesarkan koperasi desa ini. Mari kita jadikan momentum hari ini sebagai langkah awal menuju “Desa Mandiri, Indonesia Maju.”

Pemerintah Kabupaten Aceh Singkil menyambut baik inisiatif tersebut dan menyatakan komitmen penuh untuk mendukung keberhasilan program Koperasi Merah Putih di daerah. Selain memperkuat ekonomi desa, proyek ini juga diharapkan mampu menggerakkan sektor perdagangan dan mempercepat pemulihan ekonomi pasca-pandemi.

Kegiatan Zoom Groundbreaking berlangsung lancar dan penuh antusiasme. Seluruh peserta tampak mengikuti prosesi peletakan batu pertama secara simbolis yang digelar di lokasi utama pembangunan pusat Koperasi Merah Putih di Jakarta, kemudian dilanjutkan dengan di masing-masing daerah.

Sinergi antara Kementerian Koperasi dan UKM, TNI, Forkopimda, serta masyarakat diharapkan dapat terus terjalin erat untuk mewujudkan cita-cita besar menjadikan koperasi sebagai tulang punggung ekonomi bangsa.

Dengan semangat kebersamaan dan kerja nyata di seluruh lini pemerintahan, Aceh Singkil siap menjadi bagian dari gerakan nasional membangun kemandirian ekonomi melalui Koperasi Merah Putih. (*Singkil Update)

Posting Komentar untuk "Wujudkan Ekonomi Kerakyatan, Dandim 0109/Aceh Singkil Hadiri Groundbreaking 800 Gerai Koperasi Merah Putih Serentak Bersama Menteri Koperasi RI"