Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Cegah Perpecahan, Babinsa Simpang Kanan Ajak Warga Laeriman Perkuat Persatuan dan Gotong Royong

Babinsa Koramil 0109-04/Simpang Kanan, meluangkan waktu untuk duduk bersama warga dalam kegiatan sederhana namun sarat makna, yakni ngopi bareng sambil berbincang
ACEH SINGKIL, Simpang Kanan – Suasana penuh keakraban tampak di salah satu warung kopi di Desa Laeriman, Kecamatan Simpang Kanan, Kabupaten Aceh Singkil. Serma Ranto, Babinsa Koramil 0109-04/Simpang Kanan, meluangkan waktu untuk duduk bersama warga dalam kegiatan sederhana namun sarat makna, yakni ngopi bareng sambil berbincang mengenai kehidupan bermasyarakat.

Dalam kegiatan itu, Serma Ranto menekankan pentingnya menjaga kebersamaan dan kekompakan antarwarga. Ia mengingatkan agar masyarakat tidak mudah terprovokasi oleh isu-isu yang dapat memecah belah persatuan. Menurutnya, keberagaman yang ada di lingkungan desa seharusnya menjadi kekuatan untuk mempererat silaturahmi, bukan sebaliknya.

Warga yang hadir terlihat antusias menyimak pesan yang disampaikan. Obrolan ringan di sela-sela cangkir kopi menjadikan suasana semakin akrab. Serma Ranto mendorong masyarakat untuk terus menumbuhkan semangat gotong royong, saling menghargai, serta mengutamakan musyawarah apabila muncul persoalan di tengah-tengah kehidupan bermasyarakat.

Kehadiran Babinsa di tengah warga tidak hanya sebatas menjalankan tugas pendampingan, tetapi juga menjadi wadah dalam memperkuat komunikasi sosial. Dengan kedekatan yang terjalin, diharapkan masyarakat merasa nyaman menyampaikan aspirasi maupun permasalahan yang mereka hadapi sehari-hari.

Selain itu, Serma Ranto juga mengingatkan agar masyarakat tetap waspada terhadap pihak-pihak yang memiliki kepentingan pribadi dengan menyebarkan isu yang bisa menimbulkan perpecahan. Menurutnya, provokasi dan adu domba merupakan ancaman nyata yang dapat merusak persatuan desa jika tidak diantisipasi sejak dini.

Ia menegaskan bahwa masyarakat Desa Laeriman memiliki tradisi saling menghormati dan hidup rukun. Nilai-nilai tersebut harus terus dijaga agar tidak luntur. Apalagi di tengah perkembangan teknologi informasi, arus berita bohong atau hoaks sangat mudah menyebar sehingga diperlukan sikap bijak dan tidak mudah percaya begitu saja.

Masyarakat Desa Laeriman sendiri menyambut positif kegiatan tersebut. Kebersamaan yang terbangun melalui interaksi langsung antara Babinsa dan warga diharapkan bisa menjadi contoh bagi desa-desa lain. Dengan komunikasi yang baik, segala permasalahan dapat dicari solusinya secara bersama-sama.

Kegiatan ngopi bareng ini juga menjadi ruang untuk mempererat hubungan emosional antara aparat TNI dan masyarakat. Kedekatan tersebut diharapkan mampu menciptakan suasana kondusif, aman, serta damai di wilayah Kecamatan Simpang Kanan.

Melalui kegiatan sederhana ini, pesan kebersamaan yang disampaikan Babinsa diharapkan terus terjaga dan menjadi semangat bersama masyarakat Desa Laeriman dalam menjaga keharmonisan. (*Singkil Update)

Posting Komentar untuk "Cegah Perpecahan, Babinsa Simpang Kanan Ajak Warga Laeriman Perkuat Persatuan dan Gotong Royong"