Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Peringati Hari Lahir Pancasila, Prajurit Kodim 0109/Aceh Singkil Teguhkan Komitmen Kebangsaan

Lahir Pancasila yang jatuh setiap tanggal 1 Juni, Prajurit Kodim 0109/Aceh Singkil turut ambil bagian dan berperan aktif dalam menyukseskan pelaksanaan upacara
ACEH SINGKIL, 1 Juni 2025 — Dalam rangka memperingati Hari Lahir Pancasila yang jatuh setiap tanggal 1 Juni, Prajurit Kodim 0109/Aceh Singkil turut ambil bagian dan berperan aktif dalam menyukseskan pelaksanaan upacara yang digelar di Lapangan Upacara Kantor Bupati Aceh Singkil, Minggu (1/6/2025). Upacara ini berlangsung khidmat dan penuh semangat nasionalisme, diikuti oleh unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), jajaran TNI-Polri, ASN, pelajar, organisasi kemasyarakatan, dan tamu undangan lainnya.

Upacara Hari Lahir Pancasila tahun ini mengusung tema "Memperkokoh Ideologi Pancasila Menuju Indonesia Raya", yang mencerminkan semangat kolektif untuk menjadikan nilai-nilai Pancasila sebagai landasan dalam mewujudkan visi Indonesia Emas—sebuah cita-cita besar bangsa untuk menjadi negara maju, adil, makmur, dan berdaulat.

Kodim 0109/Aceh Singkil mengerahkan personelnya sebagai bagian dari peserta upacara dan juga unsur pendukung teknis kegiatan. Kehadiran para prajurit TNI yang tampil dengan sikap disiplin, rapi, dan penuh semangat menjadi daya tarik tersendiri dalam upacara ini, sekaligus menunjukkan kesiapsiagaan dan komitmen mereka dalam menjaga nilai-nilai kebangsaan di tengah masyarakat.

Wakil Bupati Aceh Singkil H. Hamzah Sulaiman SH., yang bertindak selalu Inspektur Upacara memimpin upacara yang diawali dengan pengibaran bendera Merah Putih secara serentak dan diiringi lagu kebangsaan Indonesia Raya. Selanjutnya dilakukan pembacaan teks Pancasila oleh petugas, diikuti oleh teks Pembukaan UUD 1945 dan amanat inspektur upacara.

Dalam amanat yang di bacakan oleh Inspektur upacara menyampaikan Hari ini, tanggal 1 Juni 2025, kita kembali memperingati momentum yang sangat penting dalam sejarah bangsa Indonesia: Hari Lahir Pancasila. Hari ketika kita tidak hanya mengenang rumusan dasar negara, tetapi juga meneguhkan kembali komitmen kita terhadap nilai-nilai luhur yang menjadi pondasi berdirinya Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Pancasila bukan sekadar dokumen historis atau teks normatif yang tertulis dalam pembukaan UUD 1945. Ia adalah jiwa bangsa, pedoman hidup bersama, serta bintang penuntun dalam mewujudkan cita-cita Indonesia yang merdeka, bersatu, berdaulat, adil dan makmur.

Dalam semangat memperkokoh ideologi Pancasila, izinkan saya mengajak kita semua merenungkan kembali bahwa Pancasila adalah rumah besar bagi keberagaman Indonesia. Ia mempersatukan lebih dari 270 (dua ratus tujuh puluh) juta jiwa dengan latar belakang suku, agama, ras, budaya dan bahasa yang berbeda. Dalam Pancasila, kita belajar bahwa kebinekaan bukanlah alasan untuk terpecah, melainkan kekuatan untuk bersatu. Dari sila pertama hingga sila kelima, terkandung prinsip-prinsip yang menuntun kita membangun bangsa dengan semangat gotong-royong, keadilan sosial, dan penghormatan terhadap martabat manusia.

Hadirin yang saya hormati, Dalam konteks pembangunan nasional saat ini, pemerintah telah menetapkan Asta Cita sebagai delapan agenda prioritas menuju Indonesia Emas 2045. Salah satu yang paling fundamental dalam Asta Cita tersebut adalah memperkokoh ideologi Pancasila, demokrasi dan hak asasi manusia.

Mengapa ini menjadi prioritas? karena kita menyadari bahwa kemajuan tanpa arah ideologis akan mudah goyah. Kemajuan ekonomi tanpa pondasi nilai-nilai Pancasila bisa melahirkan ketimpangan.

Kemajuan teknologi tanpa bimbingan moral Pancasila bisa menjerumuskan bangsa pada dehumanisasi. Memperkokoh ideologi Pancasila berarti menegaskan kembali bahwa pembangunan bangsa harus selalu berakar pada nilai-nilai ketuhanan, kemanusiaan, persatuan, kerakyatan, dan keadilan sosial.

Dalam era globalisasi dan digitalisasi yang semakin kompleks, tantangan terhadap Pancasila pun semakin nyata. Kita menyaksikan penyebaran paham-paham ekstremisme, radikalisme, intoleransi, hingga disinformasi yang mengancam kohesi sosial kita. Oleh karena itu, melalui Asta Cita, kita dipanggil untuk melakukan revitalisasi nilai-nilai Pancasila dalam segala dimensi kehidupan: dari pendidikan, birokrasi, ekonomi, hingga ruang-ruang digital.

"Mari kita jadikan Hari Lahir Pancasila ini bukan sekadar seremonial, tetapi momen untuk memperkuat komitmen kita terhadap nilai-nilai luhur bangsa. Jadikan setiap langkah, setiap kebijakan, setiap ucapan dan tindakan kita sebagai cerminan dari semangat Pancasila." Tegas Wakil Bupati dalam amanatnya.

Sementara itu keikutsertaan Kodim 0109/Aceh Singkil dalam upacara ini juga menjadi simbol nyata dari sinergi antara TNI dan pemerintah daerah dalam membangun kesadaran nasionalisme serta memperkuat kebersamaan dalam menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Peringatan Hari Lahir Pancasila ini menjadi momen refleksi penting bagi seluruh elemen masyarakat, termasuk prajurit TNI, untuk terus menghidupkan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari—baik di lingkungan keluarga, pekerjaan, maupun dalam pengabdian terhadap negara.

Dengan semangat yang berkobar, Kodim 0109/Aceh Singkil menunjukkan bahwa TNI selalu berada di garis depan dalam menjaga persatuan bangsa dan membangun Indonesia yang lebih kuat dan berdaulat. Semoga nilai-nilai luhur Pancasila terus hidup dalam sanubari setiap anak bangsa. (*Singkil Update)

Posting Komentar untuk "Peringati Hari Lahir Pancasila, Prajurit Kodim 0109/Aceh Singkil Teguhkan Komitmen Kebangsaan"