Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Tumbuhkan Semangat Nasionalisme, Dandim 0109/Aceh Singkil Pimpin Upacara 17-an dan Sampaikan Arahan Strategis Panglima TNI Kegiatan Diperkuat dengan Jam Komandan sebagai Momentum Pembinaan Prajurit

Upacara bendera memperingati Hari Kesadaran Nasional yang digelar pada tanggal 17 an berjalan di halaman Makodim 0109/Aceh Singkil berlangsung dengan penuh khidmat dan tertib
ACEH SINGKIL, Singkil Utara, 17 April – Upacara bendera memperingati Hari Kesadaran Nasional yang digelar pada tanggal 17 an berjalan di halaman Makodim 0109/Aceh Singkil berlangsung dengan penuh khidmat dan tertib. Kegiatan yang rutin dilaksanakan setiap bulan tersebut diikuti oleh seluruh prajurit jajaran Kodim 0109/Aceh Singkil, serta dipimpin langsung oleh Komandan Kodim 0109/Aceh Singkil, Letkol Inf Moh Mulyono, S.I.P.

Mengawali rangkaian kegiatan, Letkol Inf Moh Mulyono, S.I.P. memimpin jalannya upacara sebagai inspektur upacara. Seluruh peserta menunjukkan sikap disiplin dan semangat nasionalisme yang tinggi. Momentum ini menjadi salah satu upaya untuk menumbuhkan kembali semangat pengabdian dan rasa cinta tanah air di kalangan prajurit dan aparatur sipil negara.

Dalam kesempatan tersebut, Dandim 0109/Aceh Singkil membacakan amanat dari Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto, S.E., M.Si. yang menekankan kepada segenap prajurit dan PNS TNI harus memiliki integritas dan menjaga citra institusi TNI di mata masyarakat. Hal itu dapat diimplementasikan melalui ketaatan pada aturan dan nilai-nilai etika, untuk membangun citra positif sebagai komponen utama pertahanan negara.

Dinamika lingkungan strategis menuntut TNI sebagai komponen utama pertahanan negara untuk adaptif dalam melaksanakan tugas melalui peningkatkan profesionalisme pengawaknya, baik Prajurit TNI dan juga PNS di lingkungan TNI. Melalui proses Revisi Undang-Undang TNI Nomor 34 Tahun 2004 terdapat sejumlah perubahan di antaranya mengenai kedudukan koordinasi TNI, penambahan bidang operasi militer selain perang (OMSP), penambahan kementerian/lembaga yang dapat diisi oleh Prajurit TNI aktif, serta perpanjangan masa dinas keprajuritan atau batas usia pensiun.

Revisi UU TNI ini tetap berpegang pada prinsip supremasi sipil. Penyusunannya telah mencakup Daftar Inventarisasi Masalah (DIM) dan disusun sesuai dengan prinsip demokrasi serta hukum yang berlaku. Melalui Revisi UU TNI ini akan memperjelas batasan terkait wewenang TNI Aktif dalam menduduki jabatan Sipil. Sehingga tidak ada yang perlu dikhawatirkan terhadap pelaksanaan Revisi UU TNI ini.

Panglima TNI juga menyampaikan beberapa penekanan untuk dipedomani dan dilaksanakan :

1. Tingkatkan kualitas keimanan dan ketakwaan kepada Tuhan Yang Maha Esa sebagai landasan moral pengabdian kepada bangsa dan negara.

2. Tingkatkan soliditas dan kerjasama antar lembaga pertahanan negara, baik antara TNI, Polri, maupun instansi lainnya dalam menyukseskan program-program pemerintah yang tertuang dalam Asta Cita.

3. Adaptif terhadap dinamika perkembangan lingkungan strategis tataran global, regional, dan nasional, sehingga kita dapat memahami bagaimana Indonesia sebagai negara besar harus mempersiapkan diri dalam menghadapi perubahan-perubahan tersebut.

4. Tingkatkan profesionalisme dan kualitas individu prajurit TNI, baik dalam hal kemampuan berpikir maupun kemampuan fisik, mental, dan teknis.

5. Perkuat hubungan TNI dengan rakyat karena Kemanunggalan TNI-Rakyat pada hakekatnya adalah kekuatan pertahanan nasional dalam menghadapi berbagai ancaman.

6. Bijaksana dalam menanggapi berita di media sosial secara cerdas, agar tidak mudah terpancing dengan penyebaran berita hoaks.

7. Tetaplah jadi agen perubahan dalam organisasi, sehingga mampu menjadi penggerak dan mendukung satuannya untuk menjadi yang terbaik.

Usai upacara, kegiatan dilanjutkan dengan sesi Jam Komandan yang digelar di teras Kantor Makodim. Dalam sesi tersebut, Letkol Inf Moh Mulyono, S.I.P. menyampaikan beberapa penekanan penting kepada seluruh personel Kodim. Di antaranya mengenai disiplin kerja, pentingnya menjaga soliditas antar anggota, serta peningkatan kewaspadaan dan kepekaan terhadap perkembangan situasi di wilayah tugas.

Dandim juga menegaskan agar seluruh anggota tetap menjunjung tinggi nilai-nilai kejujuran dan integritas dalam pelaksanaan tugas sehari-hari. Selain itu, beliau mengajak seluruh prajurit untuk terus menjadi garda terdepan dalam membantu masyarakat, baik dalam bidang pertahanan, sosial, maupun kemanusiaan.

Lebih lanjut, Komandan Kodim mengingatkan bahwa loyalitas dan dedikasi adalah fondasi utama dalam menjalankan pengabdian kepada bangsa dan negara. Ia memberikan apresiasi terhadap kinerja seluruh personel selama ini, namun tetap mengingatkan agar tidak cepat berpuas diri dan terus meningkatkan kualitas dalam setiap aspek.

Kegiatan ditutup dengan sesi tanya jawab dan diskusi terbuka antara Komandan dengan anggota, yang menjadi sarana komunikasi dua arah serta media untuk menyampaikan masukan, aspirasi, maupun permasalahan yang dihadapi di lapangan.

Dengan dilaksanakannya upacara 17-an dan Jam Komandan secara rutin, diharapkan tercipta suasana kerja yang kondusif, soliditas yang kuat antar personel, serta tercapainya kesiapan operasional satuan yang optimal dalam mendukung tugas pokok TNI di wilayah teritorial Kodim 0109/Aceh Singkil. (*Singkil Update)

Posting Komentar untuk "Tumbuhkan Semangat Nasionalisme, Dandim 0109/Aceh Singkil Pimpin Upacara 17-an dan Sampaikan Arahan Strategis Panglima TNI Kegiatan Diperkuat dengan Jam Komandan sebagai Momentum Pembinaan Prajurit"